Panduan Wisata Indonesia

Asmat

Suku Asmat adalah ahli pengrajin dan pemahat, dan hasil karya seni mereka terkenal di seluruh dunia. Di akhir tahun 60an, para pemahat suku Asmat, menerima bantuan dari PBB demi upaya mempertahankan kelestarian seni patung mereka.

Masyarakat Asmat mendiami daerah Teluk Flamingo dan Teluk Cook di wilayah pantai sebelah barat daya Papua. Kehidupan modern tidak mencapai wilayah ini kecuali beberapa tahun terakhir. Namun demikian, Agat kota utama memiliki sebuah museum menarik yang dilengkapi dengan koleksi ukiran kayu dan objek lain. Namun, daerah tersebut sebagian besar terdiri dari padang gurun liar, hutan bakau, dan sungai dengan arus besar. Hanya dua hotel yang tersedia dan daerah ini sulit dijangkau dan semua serba mahal begitu anda sampai di sana.

Obyek Wisata di Asmat Region

Perjalanan ke Asmat Region


INFO: famous artefacts

Suku Asmat secara tradisional sangat menekankan pada pemujaan leluhur, khususnya mereka yang mencapai status kesatria sejati. Seni ukir Asmat, yang sangat rumit, berupa ukiran kayu yang bernilai seni tinggi, dirancang untuk menghormati nenek moyang. Banyak artefak Asmat telah dikumpulkan oleh beberapa museum kelas dunia, di antaranya yang paling menonjol adalah yang ditemukan dalam Koleksi Michael C.Rockefeller di Metropolitan Museum of Art di New York City dan Tropenmuseum di Amsterdam.


 

HOTEL: Losmen Pada Elo

Jl. Kompas, Agats
from $ 10 p/n
Very basic accommodation. One of two opportunities in Agats.
Phone: +62 971 31038.


 

Bahasa Indonesia Inggris Jerman

Bahasa

v