Panduan Wisata Indonesia

Sumba

Sumba adalah daerah yang kering dan salah satu pulau termiskin di Indonesia. Namun begitu penduduknya adalah orang-orang yang berkarakter, tradisional dan religius. Infrastruktur pariwisata sangat minim, namun ada banyak hal yang bisa anda temukan di Sumba: budaya yang kaya, gaya hidup tradisional, alam yang masih murni, pemandangan dan pantai yang indah.

Mungkin daya tarik terbesar dari Sumba adalah upacara tradisional yang dikenal sebagai Pasola. Perayaan tradisional Pasola diwarnai dengan penampilan penunggang kuda yang dilengkapi dengan baju perang dan tombak, di mana dua orang penduduk desa berdiri berhadap-hadapan dengan muka garang tetapi jauh dari arena pertumpahan darah. Tradisi ini diadakan tiap tahun di Wanokaka, Kodi dan Lamboya sekitar bulan Februari dan Maret dan hari-hari tertentu misalnya pada peringatan 17 Augustus, di mana tarian dan balap kuda juga meramaikan perayaan ini. Atraksi menarik lainnya dari Sumba adalah makam batu megalitik, rumah-rumah tradisional beratap tinggi dan kerajinan tenun yang luar biasa.

Obyek Wisata di Sumba

Perjalanan ke Sumba


INFO: Pasola

The Pasola is an extremely extravagant and bloody harvest festival. It is a re-enacted battle between two villages, as they still took place a few decades ago. In this war game ritual many dozens of riders compete against each other. For hours they gallop bareback on their horses and hurl their spears at each other with full force. The spears are indeed dull, yet sometimes riders are injured and sometimes even deaths occur. The Pasola takes place each year in February in the Kodi area and the Lamboya area and in March in the Wanokaka area and the Gaura Area west of Lamboya. In order to get the exact dates of the Pasola call hotels in Waingapu or Waikabubak.


HOTEL: Hotel Artha

Jl. Veteran 11, Waikabubak, Sumba
from $ 6 p/n
Rooms with fan and shower. The management will help you organizing your tour.
Phone: +62 387 21112


 

Bahasa Indonesia Inggris Jerman

Bahasa