Panduan Wisata Indonesia

Ambon

Selain sebagai ibukota propinsi Maluku, Ambon juga merupakan pusat peninggalan sejarah dan budaya Maluku. Di antaranya yaitu beberapa bekas benteng pertahanan VOC dari jaman penjajahan dan perdagangan rempah. Monumen perang ANZAC adalah tempat untuk melakukan peringatan atas beberapa tentara sekutu yang gugur di wilayah ini pada saat Perang Dunia Kedua.

Pulau Ambon juga memiliki beberapa pantai dan taman laut yang indah dengan segala perlengkapan olah raga air.

Obyek Wisata di Ambon

Perjalanan ke Ambon


INFO: spice trade

Maluku juga dikenal sebagai "Pulau Rempah". Sebutan ini muncul karena sampai abad ke-18, pala dan cengkeh hanya tumbuh di kepulauan tersebut. Orang-orang telah menyadari manfaat dari tanaman ini sejak awal, dan mendorong perdagangan rempah-rempah dengan bangsa Cina dan Arab, lama sebelum kedatangan bangsa Eropa. Ketika Portugis tiba pada tahun 1512, tidak ada perlawanan yang cukup berarti. Sejak saat itu rempah-rempah dari Maluku menjadi sangat populer di Eropa dan nilainya segera sebanding dengan emas. Hal inilah yang menyebabkan keinginan besar bangsa Eropa untuk mengeploitasi lebih lanjut dan mencetuskan ide kolonialisme di wilayah tersebut. Setelah Belanda mengambil alih kontrol atas kepulauan Maluku, praktis seluruh wilayah kepulauan Maluku khususnya dan Indonesia pada umumnya berada di bawah kekuasaan kolonialisme selama sekitar 300 tahun.


HOTEL: Hero Hotel Ambon

Hotel Ambon Jl. Wem Reawaru No. 7B, Ambon, Molukken
from $ 26 p/n
Hero Hotel Ambon terletak di pusat kota Ambon, menawarkan akomodasi yang modern dengan akses Wi-Fi gratis di seluruh areanya. Hotel menyediakan tempat parkir gratis untuk Anda yang membawa kendaraan. Hotel ini berselang 1 menit jalan kaki ke Kantor Gubernur dan Gereja Maranata yang terkenal. Lapangan Merdeka dan Gong Perdamaian Dunia yang populer dapat dijangkau dengan 2 menit berjalan kaki.


Bahasa Indonesia Inggris Jerman

Bahasa